Seperti teknologi lainnya, jaringan nirkabel spread spectrum berasal dan lahir dari kalangan militer. Militer memerlukan kode yang sederhana, mudah diterapkan dan juga aman (masalah sekuritas) untuk pertukaran data di wilayah pertempuran. Ketika biaya teknologi nirkabel menurun sementara mutu terus meningkat, maka biaya yang dikeluarkan perusahaan - perusahaan untuk mengintegrasikan segmen nirkabel ke dalam jaringan mereka menjadi semakin murah. Teknologi nirkabel memberikan cara yang relatif murah untuk menghubungkan bangunan kampus satu sama lain tanpa harus memasang kabel tembaga ataupun serabut. Dewasa ini teknologi nirkabel sudah diterapkan pada teknologi jaringan para pebisnis, walaupun baru sebagian karena dapat menghemat dan juga memberikan fleksibilitas penjelajahan.
Rumah tangga juga diuntungkan oleh biaya yang rendah dan ketersediaan perangkat kerasnya. Saat ini banyak orang menciptakan jaringan nirkabel hemat biaya yang mampu mengambil keuntungan mobilitas yang nyaman dan menciptakan kantor pusat ataupun stasiun nirkabel. Karena jaringan nirkabel meningkat (demikian juga pembelian dan penetapannya) maka biaya pabrik perangkat keras menurun drastis sehingga jumlah pemasangan jaringan nirkabel terus meningkat. Standar yang mengurus operasi jaringan nirkabel juga semakin menitikberatkan pada interoperabilitas dan kompatibilitas mungkin akan membuat suatu jaringan menjadi tidak berguna, dan ketiadaan interoperabilitas mungkin akan mengganggu kesesuaian operasi dengan jaringan nirkabel.